Pengarang: Florence Bailey
Tanggal Pembuatan: 25 Berbaris 2021
Tanggal Pembaruan: 2 April 2025
Anonim
Cara Mengukur Detak Jantung
Video: Cara Mengukur Detak Jantung

Isi

Denyut jantung adalah nilai yang menunjukkan berapa kali detak jantung per menit, dianggap normal pada orang dewasa, bila bervariasi antara 60 dan 100 bpm saat istirahat.

Masukkan data Anda ke dalam kalkulator untuk mengetahui detak jantung apa yang direkomendasikan untuk Anda atau untuk memahami apakah detak jantung Anda memadai:

Gambar yang menunjukkan bahwa situs sedang memuat’ src=

Bagaimana cara mengukur detak jantung?

Cara yang sangat praktis dan sederhana untuk mengukur detak jantung adalah dengan meletakkan 2 jari (telunjuk dan jari tengah, misalnya) di sisi leher, tepat di bawah tulang rahang, dan berikan tekanan ringan sampai Anda merasakan denyut nadi. Kemudian, hitung berapa kali Anda merasakan ketukan selama 60 detik. Ini adalah nilai detak jantung.

Sebelum mengukur detak jantung, sangat penting untuk beristirahat setidaknya 15 menit, untuk mencegah nilainya sedikit meningkat karena aktivitas fisik.


Apakah detak jantung berbeda dengan usia?

Denyut jantung istirahat cenderung menurun seiring bertambahnya usia, dan pada bayi frekuensinya dianggap normal antara 120 dan 140 denyut per menit, sedangkan pada orang dewasa adalah 60 hingga 100 denyut.

Apa yang bisa mengubah detak jantung?

Ada beberapa penyebab yang dapat mengubah detak jantung, dari situasi umum, seperti olahraga, cemas atau mengonsumsi minuman berenergi, hingga masalah yang lebih serius seperti infeksi atau gangguan jantung.

Jadi, setiap kali terjadi perubahan detak jantung, di atas atau di bawah normal, penting untuk berkonsultasi dengan dokter umum atau ahli jantung.

Lihat penyebab utama peningkatan atau penurunan detak jantung.

Mengapa penting untuk menilai detak jantung?

Denyut jantung adalah salah satu dari 5 tanda vital dan, oleh karena itu, mengetahui apakah itu normal atau tidak normal adalah cara yang baik untuk menilai kesehatan secara umum.


Namun, detak jantung yang terisolasi mungkin tidak cukup untuk mengidentifikasi masalah kesehatan apa pun, penting juga untuk menganalisis data lain, mulai dari riwayat kesehatan setiap orang, hingga penilaian tanda-tanda vital lainnya dan kinerja tes.

Kapan harus pergi ke dokter

Penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika detak jantung Anda disertai dengan gejala seperti:

  • Kelelahan yang berlebihan;
  • Pusing atau merasa pingsan
  • Palpitasi;
  • Sulit bernafas;
  • Nyeri dada.

Selain itu, disarankan juga untuk mencari pertolongan medis bila perubahan detak jantung sering terjadi.

Posting Terbaru

Bagaimana Menjadi Orang Tua Bersama Berhasil

Bagaimana Menjadi Orang Tua Bersama Berhasil

Co-parenting adalah pengauhan anak berama oleh orang tua atau figur orang tua yang belum menikah atau tinggal terpiah. Rekan orang tua mungkin udah bercerai atau mungkin belum pernah menikah. Mereka t...
Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Common Cold

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Common Cold

Apa perbedaan antara pilek dan flu?Pilek biaa dan flu mungkin tampak angat mirip pada awalnya. Keduanya memang penyakit pernapaan dan dapat menyebabkan gejala erupa. Namun, viru yang berbeda menyebab...